
Gerakan Ayah Mengambil Rapor sebuah inisiatif pendidikan yang bertujuan meningkatkan keterlibatan ayah dalam proses pendidikan anak. Gerakan ini mendorong para ayah untuk hadir langsung ke sekolah saat pengambilan rapor, bukan hanya menyerahkan peran tersebut kepada ibu. Melalui gerakan ini, diharapkan terbangun komunikasi yang lebih kuat antara ayah, anak, dan pihak sekolah. Kehadiran ayah saat mengambil rapor memberikan pesan moral bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama kedua orang tua. Selain itu, ayah dapat memahami secara langsung perkembangan akademik, sikap, dan potensi anak, serta ikut berdiskusi dengan guru mengenai solusi atau dukungan yang diperlukan. Di Jawa Barat, gerakan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun pendidikan karakter dan ketahanan keluarga. Dengan keterlibatan ayah, anak cenderung merasa lebih diperhatikan, termotivasi, dan percaya diri. Gerakan Ayah Mengambil Rapor bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih peduli, kolaboratif, dan berorientasi pada masa depan anak.

